Thursday, March 14, 2013

Menjejaki hari ini

Dengan diiringi lagu Kenny G-Forever in Love.

Pagi ini, menjadi salah satu kumpulan pagi yang biasa-biasa saja. Bangun, memandang langit-langit, menoleh ke samping kiriku, melempar senyum pada piggy pink yang bergeming dalam diam dan ekspresi yang sama setiap detik setiap kalinya kupandangi. Hanya saja... kali ini tidak ada yang hilang, karena tidak ada yang dimiliki. tidak ada perasaan sakit yang menyesak dalam dadaku, yang membuat saya harus menahan napas. Tidak ada perasaan gentar, jika seseorang akan memberi berita buruk pada aku, karena saya tengah pada perasaan tidak memiliki apapun (siapapun). Saya hanya memiliki pekerjaan dan waktu untuk bekerja. yang saya punya mama dan pekerjaan saya saat ini.

Selalu setiap pagi di setiap hari-hari kerja saya, yang saya miliki hanyalah waktu untuk bekerja, tidak untuk aku habiskan menginginkan seseorang. Menerka mungkin. Menerka siapa dia, siapa dia, siapa dia...
Yang nanti akan menganggapku istimewa, sebagai ratu dalan kehidupannya. Mungkin hanya sebatas menerka tapi tidak sampai penasaran.

Pagi. Ponsel.... beberapa minggu di bulan februari lebih banyak aku abaikan ponsel pintar ini. Entah sejak kapan aku kembali terikat dengan ponsel ini lagi. Mungkin sejak obrolan pendek yang menjadi berbuah. Atau mungkin kehadiran banyak orang dari ponselku menjadi sebuah realita, mengalihkan sesaat kekosongan tanpa kehilangan ini. Tapi masih tidak pernah aku bisa bayangkan mereka akan menjadi bagian dari cerita pendewasaanku.

Menjejaki hari ini...

Pergi Ke Jakarta. entah untuk pekerjaan yang tidak aku mengerti, tapi pura-pura kupahami. Mencoba menelaah apa yang ada di hadapanku. Selalu bertanya apakah ini yang aku inginkan atau yang lebih mendasar.... inikah yang aku butuhkan.

Bukan suasana segar di luar sana. bertemu banyak orang, tidak menjadi terikat untuk bersikap selalu seperti yang mereka mau. Menjadi banyak tertawa membantuku menyelami mereka, tapi tidak menyelami diriku. aku tetap masih tidak menemukan diriku.

Mereka yang  mendekat dan mereka yang menjauh. Mereka yang kadang hadir dan kadang tidak ada.

Menjajaki hari ini....
Masih mencoba memahami apa yang terjadi. Dan apa yang mereka inginkan dariku.

Lagunya sudah berubah judul... Hahahaha...
Dengan diiringi Kenny G- Innocence....

Wajah-wajah asing itu, mereka bukan dari masa laluku, tapi aku juga tidak tahu akan menjadi masa depanku.
Yang pasti piggy pink itu selalu ada dengan moncongnya dan ekspresi yang sama setiap aku terbangun pagi dan menoleh padanya.

Langit semakin tidak karuan. Bukan salah langit. Mungkin mataku yang semakin siwer.
Dulu senang rasanya menjadi bagian dari bintang. tersenyum memandangi bintang dan langit yang relatif bersih di bandung....
Titimplik....jalan kecil yang menjadi saksi perjalanan hidupku.

Masih mempertanyakan sulitnya hati mamah...yang masih....tidak bisa menerima kenyataan adanya aku seperti ini....

Menurut seseorang aku ini overanalyze, terlalu template taurus. Mungkin benar juga menurutnya. tapi jika merujuk pada ruang historis yang aku punya semua itu tampak lebih masuk akal dan beralasan. dengan bagaimana banyak yang hilang. Mengatakan "kecewa" mungkin terlalu baik untukku. aku mungkin cukup pantas dengan tak senang hati.

Kalut setiap ditanya soal keluarga, cukup tertawa saja bukan? ternyata ada yang lebih semerawut dariku.

Ini sih bukan salah aku, lagunya ternyata udah ganti lagi .. Kenny G-Sentimentil

Pantas saja aku jadi sentimentil, :))))

Banyak tertawa. Entah menertawakan apa... menertawakan nasibku yang tidak menjadi istimewa bagi siapapun. Ahh..kuralat...aku istimewa untuk mamah....terlalu istimewa....asset yang beberapa orang katakan berharga tapi sesungguhnya menyulitkan hatinya juga.

Bolehkah aku pinjam kata "kecewa"? Meski tidak pantas?

Ya mamah...penuh dengan kekecewaan. Sejak dari aku tidak mengerti kecewa itu hingga aku sekarang puas sekali memahami kecewa. Aku tidak tahu apa yang salah dengan diriku. banyak sekali komentar negatif darinya. Aku ini dididik bagaimana. Aku sudah tidak ingat lagi. Yang pasti, sekarang banyak hal yang aku lakukan menjadi salah di matanya. Bahkan aku terkadang dianggap tidak menghargai dan menghormatinya.

Kulit kepalaku sampai sakit kugaruk terus dan terus. Tidak gatal tapi rasa gugup ketika diomeli beliau membuat tanganku tanpa sadar menggaruk kepalaku, jika tidak kugigit jari tanganku sendiri. Haruskah aku bertekuk lutut di hadapannya? Sesalah itukah aku?sesalah itukah jalan kehidupanku?


Oke Kenny G Play silhouette for me...

Sebagai akhir dar menjejaki hari ini....

Malam yang cukup anyep di kota besar tanpa kipas angin yang menyala. terpaksa tidur dengan kipas tangan. Berusaha menjadi yang terbaik untuk esok hari. Tak perlu penghargaan, cukup doa dan kelancaran.

Selamat malam mamah di bandung.

Selamat malam aa yudi ariefiansyah.. (really miss  miss miss missing you so so so much)

Selamat malam 'ni toto siti aisyah

Selamat malam 'ngki (kurindukan timangan darimu, sebagai pengganti lara tanpa sayang ayah)

Malam ini menjadi akhir penjejakan hari ini.
Esok menjadi penjejakan baru tanpa kutahu akhirnya bagaimana. Doakan aku Universe biarkan bumi memeluku dengan hangat dan matahari menyinariku dengan lembut.... :)

Nice to see you tomorrow, world!










No comments:

Post a Comment