hari ke-10 di bulan Maret ini,
beberapa jam ke belakang: aku iseng membuka facebook pria itu lagi. sudah tidak ada lagi rasa sakit itu. glad. entah dari mana asal tawa ini. tapi ringan dan tenang. tawa yang muncul dari kerongkongan dan pita suaraku. rasanya senang bisa melewatinya. mungkin ini merupakan air dengan gelombang yang lebih tenang, setelah melewati gelombang pasang di tengah lautan luas. mungkin aku belum bisa menemukan pulau itu, masih ada dahaga. masih terasa di kerongkongan. namun aku yakin akan bertahan hingga akhir cerita ini. tidak lagi ada pikiran untuk mengakhiri yang belum ditakdirkan berakhir.
Zikir itu yang menyelamatkanku. Tuhanku yang menyelamatkanku, selalu.
Hingga hari ini... aku masih dalam euforiaku, tentang kehidupan 3 bulan terakhir. Pertemuan dengan orang-orang baru yang memberi warna dalam cerita. mereka lebih dari berharga untuk aku lewatkan. mereka, yang memiliki cerita dalam kehidupannya. hadir ketika kehidupanku hancur, cukup hancur aku rasa. karena kegagalan ini hanya kegagalan untukku, sementara mereka diantaranya merasakan kegagalan yang membuat mereka harus lari. Mungkin ini bukan cinta. tapi aku sungguh menyayangi kondisi ini, kesendirian ini, kebebasan ini. melangkah kepada siapa saja yang ada di hadapanku. bukan untuk memilih tapi untuk selangkah lebih dekat dengan takdir yang Tuhan sedang kasih padaku.
Good weather. Good people.
ada mereka yang datang dari masa lalu. beberapa datang dari masa depan. dan kita bertemu dalam masa kini untuk sama-sama berjalan pada masa depan. mungkin tidak semua akan terbawa dalam masa depanku, tapi satu hal kita semua akan menemui masa depan itu. bersama-sama, atau tidak.
Say hi to people who make me wait....
see you in the edge.
Sometimes i.. so curious about who he is. My future. but i choose to wait and calm... enjoy the time with good people around.. :)
Good weather, good people.
Love you my brother (yudi tablo)
Love you nki' & nini (wirapradja)
me with mom decide to face this war....
No comments:
Post a Comment