Tuesday, November 23, 2010

Mati Suri Persahabatan

Dalam hidup setiap orang tidak bisa mengelakan dirinya sebagai makhluk sosial. mereka harus hidup bersosial, berkenalan, berteman, bertengkar, lalu ada fase menjadi sahabat. sahabat adalah orang yang mampu menjadi seseorang dalam hidup kita yang bisa kita andalkan sesekali atau sering kali bahkan menjadi teman di berbagai situasi. sahabat tidak melihat status sosial hidup kita. bagus-jelek, kaya-miskin, cantik-kurang menarik, sopan-gordat(goreng adat), apapun itu sahabat seharusnya melihat setiap kelebihan dan kekurangan menjadi satu kesatuan yang harus diterimanya lebih dari apapun yang memberatkan. sahabat tidak harus selalu mengerti karena sahabat adalah manusia yang terkadang memiliki keterbatasan.
Mungkin keterbatasan itulah yang membuat persahabatan terkadang harus terhambat. karena sahabat juga manusia yang memiliki mimpi. dan takdir dari seorang sahabat adalah selalu memberi ruang untuk sahabatnya menjalankan hidup yang diinginkan.
di saat itulah persahabatan mengalami mati suri.
Mati suri, seperti kita kenal merupakan keadaan dimana saat usaha-usaha untuk menghidupkan kembali dilakukan sebelum seseorang menjadi hidup kembali.tanpa sarana artifisial seseorang yang berada dalam keadaan ini tidak mungkin tertolong.
ini mengingatkan pada sebuah ikatan persahabatan yang tidak mungkin tertolong oleh sarana-sarana artifisial dari sahabat kita sendiri. analogi ini mungkin sedikit memaksa, terlalu ngoyo. kurang pas mungkin pendapat orang. tapi bagiku, hal ini sangat pas dengan persahabatan yang aku lihat di sekitarku. silakan refleksikan sendiri apa yang ada dalam diri. bagiku persahabatan itu bisa berada pada fase mati suri yang harus dibina untuk menghidupkan kembali dengan mencari sarana artifisial.
persahabatan bagiku segalanya karena aku hidup tidak dengan banyak orang di sisiku.
terjebak pada kondisi dimana selalu merasa kesepian membuat aku harus mencari sahabat sebanyak-banyaknya. mungkin tidak sebanyak yang dikira. tapi cukup untuk menjadi sebuah social comunnity yang bisa aku datangi dan berbagi.
mungkin selama ini aku kurang jarang berbagi. maka mereka tidak lama bersama. atau mungkin memang ada kehidupan lain yang harus mereka ambil selain hanya untuk berkumpul bersama dan bersenda gurau.
Mereka boleh memiliki sahabat baru, komunitas baru, derajat kehidupan baru, dan mungkin melupakan sahabat lama.menemukan pacar baru, mendapatkan ruang lingkup baru, dan kesenangan serta tawa baru di tempat baru.
Tapi bagiku kemanapun aku pergi atau siapapun yang pergi di dunia ini persahabatan itu tetap sama. Hanya saja kini Persahabatan itu tengah MATI SURI.

No comments:

Post a Comment